Lalu, apa penyebabnya? Menurut Gus Barra, semua komponen dalam soto ayam MBG itu diduga menjadi sumber masalah. Dugaan kuatnya mengerucut pada satu hal: cara penyimpanan yang salah.
"Bisa jadi karena penyimpanannya. Karena penyimpanannya itu harus suhu minus supaya awet. Lah itu kemarin dicek ke sana (SPPG) kurang dari itu," jelasnya.
Penyimpanan di Suplier Pangan Penyedia Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi suhu yang ditentukan diduga menjadi pemicu. Suhu yang tidak cukup dingin itu memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat, akhirnya meracuni makanan yang seharusnya bergizi.
Artikel Terkait
Jantung Gelap Myanmar: Junta Gerebek Pabrik Narkoba Raksasa di Tengah Hutan
Ratusan Pil Ilegal Digagalkan, Pelaku 23 Tahun Diamankan di Batuceper
Greenland Tegaskan Setia ke Denmark, Tolak Isu Aneksasi AS
Satgas PKH Kuasai Jutaan Hektar Lahan, Denda Pelaku Sawit-Tambang Tembus Rp 5,2 Triliun