Lalu, apa penyebabnya? Menurut Gus Barra, semua komponen dalam soto ayam MBG itu diduga menjadi sumber masalah. Dugaan kuatnya mengerucut pada satu hal: cara penyimpanan yang salah.
"Bisa jadi karena penyimpanannya. Karena penyimpanannya itu harus suhu minus supaya awet. Lah itu kemarin dicek ke sana (SPPG) kurang dari itu," jelasnya.
Penyimpanan di Suplier Pangan Penyedia Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi suhu yang ditentukan diduga menjadi pemicu. Suhu yang tidak cukup dingin itu memungkinkan bakteri berkembang biak dengan cepat, akhirnya meracuni makanan yang seharusnya bergizi.
Artikel Terkait
Ketua Peradi Jakbar: Probono Adalah Berbisnis dengan Tuhan
Gubernur DKI: Jalur LRT Velodrome-Ancol Sudah Dapat Persetujuan
ICC Jakarta Gelar Tahlil, Duka Mendalam atas Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Iran Balas Serangan AS-Israel dengan Hujan Rudal ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah