Rapat Kerja antara Komisi IV DPR dan sejumlah menteri terkait bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara berlangsung tegang. Salah satu anggota komisi, Teuku Abdul Khalid, tak sungkan menyampaikan kekesalannya langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Persoalannya sederhana, tapi bagi Khalid, ini soal harga diri.
Ia merasa tak dihargai. Pasalnya, saat Menteri Trenggono bertolak ke Aceh untuk menangani dampak bencana, dirinya sama sekali tak dikabari. Padahal, sebagai anggota Komisi IV yang membidangi sektor kelautan dan perikanan, serta sebagai wakil rakyat dari daerah tersebut, ia merasa harusnya ada koordinasi.
"Menyangkut perikanan, Pak Menteri," ujar Khalid dalam rapat pada Rabu (14/1/2026) itu.
"Saya lihat Bapak turun ke Aceh lewat media. Saya juga ada di sana, tapi Bapak malah nggak kasih tahu. Saya jadi nggak tahu Bapak ada di mana."
Suasana ruang rapat langsung hening sejenak. Khalid kemudian melanjutkan dengan nada yang tetap tegas.
"Alhamdulillah, Bapak turun. Tapi banyak komplain yang sampai ke saya. Kenapa? Ya karena saya dianggap orangnya di Komisi IV. Mohon maaf, saya minta tolong, hargai kami dikit."
Menurutnya, kejadian seperti ini membuatnya serba salah di hadapan konstituen. Bagaimana tidak, ketika masyarakat menanyakan soal bantuan atau program menteri, ia tak bisa menjawab karena tak mendapat informasi.
"Masa turun Menteri di sana, kami kayak kucing kurap? Ditanya masyarakat, kami nggak tahu jawab?" keluhnya. "Kami ini mitra. Kalau Bapak rusak, ya kami ikut rusak. Sebaliknya, kalau Bapak bagus di lapangan, kami juga ikut bangga."
Khalid yang sudah lebih dari lima tahun duduk di Komisi IV ini menegaskan, tegurannya bukan untuk memperkeruh suasana. Ia hanya ingin hal serupa tak terulang. Kebersamaan, baginya, adalah kunci.
Artikel Terkait
Pohon di Kebayoran Lama Raib, Diduga Ditebang Oknum Bina Marga
119 Taruna Kemenimipas Turun Langsung Bantu Korban Banjir Aceh Timur
Malam Mencekam di Citayam, Aksi Tawuran Digagalkan Polisi
Maling Amplop Pernikahan di Bekasi Diringkus Saat Beraksi