Video Guru vs Siswa SMK di Jambi Bikin Heboh, Disdik Turun Tangan

- Rabu, 14 Januari 2026 | 17:35 WIB
Video Guru vs Siswa SMK di Jambi Bikin Heboh, Disdik Turun Tangan

Heboh. Sebuah video perkelahian di sebuah SMK negeri di Tanjung Jabung Timur, Jambi, tiba-tiba membanjiri linimasa media sosial. Yang bikin publik tercengang, yang terlibat bukan sesama siswa, melainkan seorang oknum guru dan beberapa muridnya. Adegan saling pukul itu direkam dan tersebar luas, menciptakan gelombang kecemasan di dunia pendidikan.

Lokasi kejadiannya di SMK Negeri 3 Tanjabtim. Dari video berdurasi hampir satu menit itu, terlihat awal mula insiden. Sang guru tampak sedang berbicara menggunakan mikrofon di hadapan siswa. Apa isi pembicaraannya? Itu yang awalnya tak jelas.

Namun begitu, belakangan muncul dugaan kuat. Perkataan melalui mikrofon itu diduga bernada hinaan, dan itulah pemicu yang menyulut emosi para siswa. Amarah yang meledak akhirnya berujung pada adu fisik yang tak terkendali.

Suasana sempat mencekam. Beberapa guru lain yang menyaksikan langsung buru-buru turun tangan. Mereka melerai, memisahkan, dan membawa sang oknum guru menjauh dari kerumunan untuk masuk ke dalam ruangan. Situasi pun perlahan mereda.

Di sisi lain, insiden ini tentu tak bisa dibiarkan. Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jambi langsung bergerak untuk mendalami kasus ini. Mereka memerlukan informasi lengkap sebelum bisa menentukan langkah tegas apa yang harus diambil.

Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Jambi, Harmonis, memberikan konfirmasi perkembangan terbaru.

"Kita sudah minta penjelasan dari kepsek. Hari ini sudah dilakukan mediasi duduk bersama Forum Komunikasi kecamatan, ada camat, lurah, kapolsek, dan para siswa serta majelis guru," jelasnya.

Harmonis tak menampik bahwa kejadian ini sangat disayangkan. Menurutnya, ini jelas mencederai dunia pendidikan dan mencoreng etika seorang pendidik. Pihaknya berharap peristiwa memalukan ini tidak terulang dan tidak jadi contoh buruk bagi sekolah-sekolah lain di daerah tersebut. Langkah mediasi dan klarifikasi terus dilakukan untuk mencari penyelesaian yang tepat.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar