Kakorlantas Beri Apresiasi Khusus, Tawari Komandan PJR Pilih Tugas Sesuka Hati

- Rabu, 14 Januari 2026 | 14:40 WIB
Kakorlantas Beri Apresiasi Khusus, Tawari Komandan PJR Pilih Tugas Sesuka Hati

Rabu (14/1/2026) lalu, suasana di Pos Induk Tol Cikampek tampak berbeda. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho hadir langsung memberikan apresiasi pada jajaran polisi lalu lintas di sana. Rasa bangganya tak bisa disembunyikan.

"Anda semua membanggakan," ujarnya.

Menurutnya, motivasi tinggi dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat dari personel di pos itu patut diacungi jempol. Hal itu terlihat baik dalam tugas harian maupun saat mengawal berbagai operasi besar.

"Baik itu operasi keselamatan, Ketupat, Patuh, Zebra, sampai Nataru yang baru saja kita selesaikan dengan hasil memuaskan," tegas Irjen Agus.

Apresiasi khusus bahkan diberikan kepada Kainduk PJR Cikampek, Kompol Sandy Titah Nugraha. Sang jenderal sampai-sampai menawarkan Sandy untuk memilih tempat tugas berikutnya sesuai keinginannya. Tawaran yang jarang terjadi.

Namun begitu, pujian itu bukan berarti segalanya sudah beres. Irjen Agus mengingatkan agar jajarannya tidak cepat berpuas diri. Masih banyak pekerjaan yang menanti.

"Tidak ada pekerjaan yang benar-benar selesai," katanya dengan nada serius.

"Selesai satu, sudah menunggu banyak lainnya."

Mantan Wakapolda Jateng ini lantas menjelaskan, dirinya beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Korlantas telah melakukan analisis mendalam terhadap beberapa operasi lalu lintas. Hasil evaluasi itu yang mendorongnya untuk mengingatkan soal kepercayaan diri.

"Kami sudah mengkaji tugas-tugas seputar Operasi Lilin, sekaligus mempersiapkan Operasi Lebaran atau Ketupat nanti," jelasnya.

Situasi mungkin berbeda tahun ini, tapi nama operasinya tetap sama: Ketupat. Itu poin yang ditegaskannya.

Di sisi lain, momen ini juga digunakannya untuk menyampaikan pesan penting. Ia meminta kinerja yang sudah baik ini harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

"Kita tidak boleh terlalu over confident," pesannya.

Yang perlu dilakukan justru mengidentifikasi setiap persoalan dengan cermat. Apalagi, tonggak sejarah sudah mereka ciptakan sendiri.

"Operasi Ketupat terbaik sepanjang sejarah ya yang kemarin kita lakukan. Itu bukan omong kosong, ada data dan angkanya. Bahkan dapat penghargaan dari pimpinan tertinggi," tutup Irjen Agus, mengakhiri kunjungannya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar