Airlangga Bertandang ke KPK, Bahas Negosiasi Tarif AS hingga Pencegahan Korupsi

- Rabu, 14 Januari 2026 | 14:35 WIB
Airlangga Bertandang ke KPK, Bahas Negosiasi Tarif AS hingga Pencegahan Korupsi

Siang itu, cuaca di Jakarta cukup terik. Tepat pukul 13.51 WIB, sebuah mobil menghampiri gedung Merah Putih KPK di kawasan Jakarta Selatan. Dari dalam mobil, turunlah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia tampak mengenakan kemeja batik berwarna cokelat dengan corak biru.

Kedatangannya langsung disambut oleh Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H Harefa. Mereka lalu berjalan masuk bersama. Menurut pantauan, Airlangga datang ke KPK bukan untuk urusan yang sering kita dengar. Bukan soal panggilan pemeriksaan, melainkan untuk urusan komunikasi dan negosiasi.

"Komunikasi untuk negosiasi tarif, tarif Amerika," ujar Airlangga singkat, menjawab pertanyaan wartawan yang menunggu.

Rupanya, agenda yang dibawa Menko Airlangga berkaitan dengan tarif resiprokal dari Amerika Serikat. Hal ini memang sedang menjadi perhatian serius pemerintah. Pertemuan di gedung anti rasuah itu pun bukan tanpa persiapan. Tampak hadir mendampingi, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti dan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. Bahkan, Wakil Menteri Luar Negeri juga dijadwalkan akan menyusul.

Namun begitu, dari pihak KPK sendiri memberikan penjelasan yang sedikit berbeda nuansanya. Melalui keterangan resminya, lembaga itu menyebut kedatangan Airlangga beserta rombongan adalah untuk menyimak penyampaian hasil kajian mengenai pencegahan korupsi. Sebuah agenda yang tentu relevan, mengingat KPK memang memiliki mandat di bidang itu.

Jadi, selain membahas tarif AS, pertemuan ini juga menyelipkan pembahasan soal pencegahan korupsi. Kedua hal tersebut, dalam praktiknya, sering kali beririsan. Terutama dalam negosiasi dagang yang melibatkan kepentingan begitu besar.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar