Singkatnya, pada Rabu pagi itu, 7 Januari, sekitar pukul sembilan, tragedi terjadi di sebuah kamar kos. Setelah beradu mulut, Ahmad mengaku memiting SM sampai tewas.
“Habís itu langsung saya piting,” katanya singkat.
Yang membuat bulu kuduk merinding, setelah perbuatannya, Ahmad tidak langsung kabur. Dia mengaku menemani jasad mantan istrinya itu selama hampir setengah jam. Lalu, dia pergi membeli cairan pembersih dengan niat bunuh diri.
“Saya temenin dulu setengah jam. Lalu saya keluar, minum cairan itu. Niatnya mau mati bareng. Tapi nggak sampai setengah jam, saya malah muntah-muntah,” jelasnya.
Jasad SM baru ditemukan malam harinya, sekitar pukul 20.26 WIB. Penemuan itu berawal dari kekhawatiran keluarga yang tidak bisa menghubunginya. Ibunya meminta kerabat untuk mengecek ke kos.
Sesampai di lokasi, kerabat yang bernama AS mengetuk-ngetuk pintu kamar. Tak ada sahutan. Mereka pun minta tolong pengurus kos, DRH, untuk membuka pintu.
Pintu terkunci dari dalam. Akhirnya, DRH mengambil kunci cadangan. Saat pintu terbuka, pemandangan mengerikan itu pun terbuka SM sudah tak bernyawa di dalam kamarnya.
Artikel Terkait
Grok AI dan Kemarahan Global: Ketika Teknologi Melampaui Batas Kemanusiaan
Polisi Turun Tangan, Beri Layanan Kesehatan ke Pengungsi Banjir Benda
Boyolali Siap Gelar Puncak Hari Desa 2026, Diramaikan 50 Ribu Peserta
1.500 Personel Polsi Dikerahkan untuk Kawal Demo Ojek Online di Jakarta