Hujan deras tak henti-hentinya mengguyur Gaza. Akibatnya, tenda-tenda pengungsian yang sudah rapuh kebanjiran, bahkan sejumlah rumah warga runtuh tak tertahankan.
Menurut pejabat kesehatan setempat, kejadian ini menelan korban jiwa. Tercatat, enam orang meninggal dunia.
Dari pantauan di lapangan, lima orang tewas ketika rumah mereka ambruk. Lokasinya di dekat pantai Kota Gaza. Korban termasuk dua wanita dan seorang gadis.
Di sisi lain, nasib tragis juga menimpa seorang bayi. Bocah laki-laki berusia satu tahun itu menghembuskan napas terakhirnya di dalam tenda di Deir Al-Balah, wilayah Gaza Tengah. Cuaca yang sangat dingin disebut-sebut sebagai penyebabnya.
Hingga berita ini diturunkan, identitas keenam korban masih belum diketahui. Situasi di lapangan terlihat kacau, dengan warga berusaha menyelamatkan barang-barang yang tersisa dari genangan air.
Artikel Terkait
Ketua GPK Bantah Isu Pemecatan Massal di PPP, Sebut Hanya Penataan Biasa
Gus Ipul Tinjau Gedung STIP untuk Program Sekolah Rakyat, Targetkan 30.000 Siswa
D-8 Bentuk Sekretariat Permanen untuk Perkuat Kerja Sama Swasta
BNPB Imbau Bunyikan Sirine dan Kentongan Serentak pada Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026