Di sebuah acara peresmian di Malang, Selasa lalu, Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran vital lembaga pendidikan seperti SMA Taruna Nusantara. Menurutnya, model sekolah semacam ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.
“Untuk mencapai peradaban tinggi, penguasaan iptek itu wajib,” tegas Prabowo. Ia meyakini, hanya dengan cara itulah kesejahteraan rakyat bisa terwujud.
“Dengan begitu, kita bisa memberi kualitas hidup yang lebih baik. Rakyat Indonesia berhak hidup bebas dari kemiskinan dan kelaparan,” ucapnya.
Pandangannya ini bukan tanpa alasan. Prabowo lantas membandingkan dengan negara lain. Malaysia, katanya, sudah puluhan tahun memiliki lebih dari dua puluh sekolah serupa. Bahkan Inggris sudah jauh lebih dulu, dengan ratusan institusi pendidikan berbasis seperti itu yang telah berdiri berabad-abad lamanya.
Artikel Terkait
Hakim Desak Penangkapan Buronan Kunci di Kasus Korupsi Chromebook Rp 2,1 Triliun
ART Buru Dua Pria Pembunuh ART di Serang Usai Penusukan Maut
Kisah Pilu Investor Muda: Terpikat Gaya Hidup Mewah, Rugi Rp 3 Miliar di Akademi Kripto
PKS dan PDIP Berdebat, Tapi Sepakat Soal Satu Ancaman: Politik Uang