Di tengah geliat ekonomi yang semakin mengandalkan kreativitas, Kementerian Hukum punya rencana. Mereka ingin anak-anak Indonesia tak lagi sekadar jadi pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja. Caranya? Dengan mengenalkan literasi Kekayaan Intelektual (KI) sedini mungkin.
Hermansyah Siregar, Dirjen KI Kemenkum, menegaskan hal ini dalam sebuah audiensi dengan Kemendikdasmen pekan lalu. Menurutnya, pendidikan KI adalah investasi strategis. "Kami ingin memperkenalkan ini ke siswa SD, SMP, SMA, dan SMK," ujarnya.
"Supaya mereka lebih cepat paham. Kelak, mereka bisa lebih produktif berkarya," tambah Hermansyah.
Harapannya jelas: membentuk generasi yang inovatif dan kompetitif. Bukan cuma itu. Dia juga berharap anak muda berani berwirausaha dan menghidupi diri serta masyarakat lewat pemberdayaan KI. Itulah sebabnya, kolaborasi dengan Kemendikdasmen dinilai krusial.
Kolaborasi ini diharapkan bisa mempercepat integrasi materi KI ke sistem pendidikan nasional. Baik lewat kurikulum maupun pelatihan guru. Langkah ini bukan tanpa alasan. Hermansyah memberi catatan penting.
"Negara maju itu punya kesadaran tinggi akan KI. Mereka bahkan sudah mengajarkannya sejak dini," tuturnya.
Artikel Terkait
Trem Tergelincir di Milan, Satu Tewas dan Puluhan Luka
Karantina Jambi Perketat Pengawasan Daging Ayam untuk Jamin Keamanan Pangan
BNPB Siapkan InaRISK dan Siaga 24 Jam Antisipasi Bencana Saat Mudik Lebaran 2026
Jenazah Petani Ditemukan di Hutan Pasuruan, Diduga Tersesat Saat Cari Kerja