Peran HW, tersangka asal China, disebut-sebut sebagai peracik utamanya. Lab gelap ini dinilai punya kapasitas produksi yang cukup besar.
“Dari barang bukti yang diamankan, bahannya diperkirakan bisa memproduksi sekitar 30 liter cairan etomidate,” jelas Parikhesit.
Angka 30 liter itu bukan main-main. Kalau dirinci, hasilnya bisa setara dengan 15.000 cartridge pods vape yang siap diedarkan. Bayangkan dampaknya kalau sampai bocor ke pasar gelap.
Untungnya, menurut polisi, operasi ini digagalkan tepat waktu. “Alhamdulillah, sebelum lab ini sempat beroperasi dan menghasilkan produk untuk diedarkan, kami berhasil menggagalkannya,” tambahnya.
Kini, kedua tersangka dan barang bukti diamankan di Polda Metro Jaya. Penyidik masih mendalami jaringan di balik operasi ini, mencari tahu apakah ada pihak lain yang terlibat.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Perang Sarung di Surabaya, 16 Orang Diamankan Bawa Senjata Tajam
KPK Ingatkan Penggunaan Anggaran Daerah Usai Polemik Mobil Dinas Gubernur Kaltim
Polisi Tangkap Enam Pelaku Sindikat Pencurian Besi di Pademangan
Mensos Syaifullah Yusuf Gelar Pertemuan dan Rencanakan Gedung Permanen untuk Sekolah Rakyat