"Jadi yang suami istri itu lagi bersih-bersih rumah, mungkin karena arus pendek, jadi tersetrum langsung meninggal," imbuh Bobi, menggambarkan peristiwa nahas itu.
Korban ketiga sendiri merupakan warga dari Kalibaru, sementara pasutri tersebut tinggal di Semper Barat. Pasca kejadian, proses hukum seperti autopsi ternyata tak dilakukan. Keluarga korban memilih untuk menolaknya.
"Kita lakukan autopsi sama visum, tapi dari keluarga nggak mau, mereka udah yakin kesetrum. Sudah diserahkan ke keluarga jenazah, dari awal sudah diterima," jelas Bobi lebih lanjut.
Kini, jenazah ketiga korban telah berada dalam pemulangan kepada keluarga masing-masing. Musibah ini kembali menyoroti betapa berbahayanya paduan mematikan antara banjir dan instalasi listrik yang tak terjaga sebuah ancaman yang kerap terabaikan di tengah kesibukan menyelamatkan harta benda.
Artikel Terkait
Limbah FABA Disulap Jadi Peluang, Lapas Cetak Warga Binaan Mandiri
Kades dan Tiga Terdakwa Divonis 3,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pager Laut
Indonesia Puncaki Peringkat Kesejahteraan Global: Modal Sosial atau Alarm bagi Kebijakan?
Chat Grup Nadiem Sebelum Jadi Menteri Jadi Sorotan di Sidang Korupsi Rp 2,1 Triliun