Masih siang ini, genangan air belum juga surut dari kawasan RW 03 di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading. Kali Cakung meluap, dan bantarannya pun tak lagi kelihatan, hanya hamparan air yang menggenang.
Pantauan di lokasi sekitar pukul dua belas lebih sepuluh menit tadi menunjukkan, ketinggian air masih berkisar 15 sentimeter. Tapi jangan salah, di beberapa titik, terutama sepanjang Jalan Rawa Indah, genangannya terlihat lebih parah. Beberapa warga yang melintas dengan sepeda motor terpaksa melaju sangat pelan. Mereka ekstra hati-hati, soalnya batas antara jalan dan kali sudah sama-sama tenggelam. Bahaya, kan?
Yang menarik, di tengah situasi seperti ini, anak-anak justru menemukan hiburan tak terduga. Genangan banjir itu berubah jadi ‘kolam renang’ dadakan. Mereka asyik berenang dan bermain air di sekitar kali. Ada juga yang lebih serius: membawa jaring dan ember untuk mencari ikan. Mungkin buat lauk makan malam nanti.
Di sisi lain, beberapa ibu-ibu justru memanfaatkan air keruh itu untuk mencuci peralatan rumah tangga. Mereka menggosoknya pakai sabun, lalu membilasnya dengan air banjir yang sama. Sebuah pemandangan yang cukup kontras, mengingat tak jauh dari situ, petugas PPSU sedang bekerja keras membersihkan tumpukan sampah dari badan kali. Sampah-sampah itu dikumpulkan dan diangkut agar tidak menghambat aliran air.
Upaya pembersihan itu jelas penting. Tapi di lapangan, realitanya tetap sama: banjir belum beranjak, dan warga punya cara masing-masing menghadapinya. Ada yang waspada, ada yang mencari celah untuk tetap beraktivitas, dan ada pula yang mencoba mencari sisi cerah atau setidaknya, sisi yang menyenangkan dari musibah yang datang setiap tahun ini.
Artikel Terkait
Jerman Anggap Wacana Akuisisi Greenland oleh AS Tak Serius
Prabowo Kirim Sinyal Kuat, Kunjungan Perdana ke IKN Diikuti Para Menteri
KPK Periksa Anggota DPRD Bekasi Terkait Ijon Proyek Rp 9,5 Miliar
Saksi Ungkap: Arahan Nadiem untuk Go Ahead Chromebook di Sidang Korupsi Laptop Sekolah