Banjir Setinggi Betis, Pedagang dan Tukang Parkir di Mangga Dua Tetap Bertahan

- Senin, 12 Januari 2026 | 18:55 WIB
Banjir Setinggi Betis, Pedagang dan Tukang Parkir di Mangga Dua Tetap Bertahan

"Hujan nggak terlalu gede dari Subuh tapi nggak berhenti gitu, terus-terusan," tutur Fahmi. "Banjir-banjir jam delapan."

Dia menjelaskan, genangan awal muncul dari arah Mangga Dua Dalam. Karena posisi Mangga Dua Raya yang lebih rendah, air dari sana dan dari kawasan Ancol pun mengalir dan berkumpul di situ. "Ini paling rendah jadi air pada turun ke sini," lanjutnya.

Awalnya banjir hanya setinggi 20 cm. Tapi hujan yang tak kunjung reda membuatnya bertambah parah. "Tadi sempat hampir 60 sentimeter ya, sedengkul," tambah Fahmi sambil memberi isyarat setinggi betis.

Dampak ekonomi langsung terasa. Lapak parkirnya yang biasanya ramai oleh 120-an motor karyawan, hari itu sepi. "Saya hitung ada 38 motor, itu karyawan," katanya. Rupanya, banyak perusahaan yang meliburkan pekerjanya karena banjir.

Meski begitu, Fahmi mencoba bersyukur. Penghasilannya memang jauh berkurang, tapi masih ada yang bisa dibawa pulang. "Yang penting masih bisa bawa uang pulang ke rumah," ucapnya, "buat istri buat anak."

Di tengah genangan, harapan sederhana itu yang terus mereka pegang.


Halaman:

Komentar