Senin sore itu, di Balikpapan, Presiden Prabowo Subianto akhirnya menekan tombol peresmian. Bukan sembarang proyek, melainkan kilang minyak terbesar yang dimiliki Indonesia: Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan. Acara simbolis itu menandai dimulainya babak baru infrastruktur energi nasional.
Didampingi sederet menteri seperti Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Infrastruktur AHY, hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Prabowo menyatakan kilang ini sebagai prestasi penting.
Ucapannya singkat tapi penuh makna. Di balik kata-kata itu, ada proyek raksasa senilai Rp 123 triliun. Angka yang fantastis, tentu saja, untuk sebuah kilang yang disebut-sebut akan mengubah peta ketahanan energi kita.
Artikel Terkait
Ibu dan Anak Tewas Mati Lemas Akibat Zat Kimia di Kolam Bekas Asrama Polisi Jombang
Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Penipuan SMS E-Tilang Palsu
Persib dan Borneo Menang Besar, Persita Tersungkur di Pekan ke-23 BRI Liga 1
BMKG Waspadakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa hingga NTT Akibat Dua Siklon