Pencarian Solusi oleh Pemkot
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, mengakui bahwa kawasan tersebut memang kerap menjadi langganan banjir. Menurutnya, penyebab utamanya adalah luapan sungai yang tak mampu lagi menampung curah hujan tinggi yang berlangsung lama.
"Sementara ini banjir terjadi karena luapan sungai. Hujan turun seharian dengan intensitas yang cukup tinggi," jelas Agis saat meninjau lokasi.
Pemkot, kata dia, akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3). Rencana normalisasi Sungai Ciwaka yang dekat dengan permukiman akan segera digulirkan.
"Sudah ada pembendungan oleh balai, tetapi intensitas hujannya lebih besar. Salah satu langkah ke depan tahun 2026 ini kami akan melakukan normalisasi sungai," tegasnya.
Untuk saat ini, fokus penanganan masih pada tindakan darurat di lapangan. Evakuasi warga yang terjebak menjadi prioritas, diikuti dengan pendistribusian makanan siap saji dan pemeriksaan kesehatan.
"Langkah awal adalah membantu evakuasi warga, memastikan makanan siap saji, dan memberikan pelayanan kesehatan. Puskesmas juga sudah mulai bergerak," imbuh Agis.
Artikel Terkait
CAS Tunda Putusan Kasus Naturalisasi Tujuh Pemain Timnas Malaysia
Anggota DPR: Parpol Sebaiknya Tak Urusi Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup Usai Kunjungan Luar Negeri
Harimau Sumatra Serang Warga di Dermaga Pelalawan, Korban Dievakuasi