Benjamin Netanyahu tak bisa menyembunyikan pujiannya. Perdana Menteri Israel itu secara terbuka mengagumi keberanian para demonstran di Iran, di tengah gelombang unjuk rasa yang makin mengguncang negara tersebut. Dalam pernyataannya, Netanyahu berharap rakyat Iran bisa segera lepas dari apa yang disebutnya "belenggu tirani".
Memang, situasi di Iran sedang memanas. Awalnya, protes ini cuma soal harga pangan dan biaya hidup yang melambung tinggi. Tapi sekarang, amarah rakyat telah berubah jadi sesuatu yang lebih besar sebuah tantangan langsung terhadap rezim teokratis yang sudah berkuasa puluhan tahun, sejak revolusi 1979. Insiden-insiden mematikan pun ikut mewarnai aksi-aksi di jalanan.
Menurut laporan AFP, komentar Netanyahu ini disampaikan dalam rapat kabinet mingguan, Minggu lalu. Pernyataannya kemudian dirilis resmi oleh kantornya.
Dia menegaskan bahwa Israel terus memantau perkembangan di Iran dengan cermat. "Rakyat Israel dan seluruh dunia kagum akan keberanian luar biasa warga-warga Iran," ucapnya, masih dengan nada pujian yang sama.
Artikel Terkait
Iran di Bawah Kabut: Ribuan Korban Dikhawatirkan, Rezim Hadapi Gelombang Protes Terkeras
Ibu Kota Tergenang: 46 Ruas Jalan dan 28 RT Terendam Banjir
Prabowo Terpukau, Janjikan Beasiswa untuk Pasukan PBB Cilik Pasuruan
KPK Periksa Wakil Katib PWNU DKI Terkait Kasus Kuota Haji