"Penyelidik akan mendalami laporan tersebut dengan mengundang klarifikasi pelapor dan menganalisa barang bukti nya," ucap Budi menjelaskan langkah yang akan diambil.
Di sisi lain, nama Timothy Ronald ramai disebut-sebut terkait kasus ini. Unggahan-unggahan di media sosial diduga kuat menyeret namanya. Bukan cuma Timothy, ada pula nama lain yang ikut disebut, yaitu Kalimasada.
Yang cukup memprihatinkan, korban-korban dalam dugaan penipuan ini kebanyakan berasal dari kalangan muda, usia 18-27 tahun atau generasi Z. Kerugian yang ditimbulkan tidak main-main, ditaksir bisa mencapai miliaran rupiah.
Modusnya klasik tapi selalu mempan: para korban diiming-imingi keuntungan fantastis, bahkan sampai 500 persen. Nyatanya, bukannya cuan, malah buntung yang mereka dapat. Dalam berbagai cerita yang beredar, banyak korban awalnya takut melapor karena mendapat ancaman.
Upaya untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari Timothy Ronald pun telah dilakukan. detikcom mencoba menghubunginya lewat pesan langsung di Instagram. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan yang diterima.
Artikel Terkait
Hujan Deras Lumpuhkan Transjakarta, Rute Ini Paling Parah
Waspada Banjir, Status Siaga di Dua Titik Ibu Kota Naik ke Level 3
JPO Sarinah Kembali Dibangun, Target Rampung Akhir Februari
Hujan Deras, Mobil Ringsek di KM 11 Tol Serpong Picu Macet Parah