Setelah ditelusuri, ternyata dalang di balik patung ini adalah seorang pematung bernama Sutopo, atau biasa disapa Topo. Pria berusia 53 tahun ini sudah membuka studio patungnya di Pondok Cabe sejak 2007 lalu.
Topo kemudian bercerita asal-usul patung yang viral itu. Rupanya, patung tersebut awalnya adalah pesanan khusus dari seorang klien di Kalimantan.
Menurutnya, sang pemesan sengaja meminta patung Liberty untuk mempercantik tempat usahanya yang bertema Amerika Serikat.
Dia mengingat patung replika yang tertinggal di Pondok Cabe itu dibuat sekitar lima atau enam tahun yang lalu. Saat itu, dia masih aktif berkarya di lokasi tersebut. Kini, patung yang awalnya hanya 'sisa produksi' itu justru menghadirkan secercah New York di tengah pemandangan Tangerang Selatan.
Artikel Terkait
KPK Hentikan Tradisi Pamer Tersangka, Rompi Oranye Tak Lagi Muncul di Konpers
Pramono Anung Ziarah ke Makam MH Thamrin, Serukan Persatuan Kaum Betawi
Google Bantah Keterkaitan Investasi Gojek dengan Skandal Chromebook Kemendikbud
Degradasi Moral di Jakarta: Bonus Demografi atau Bom Waktu bagi Generasi Muda?