Alih-alih langsung menjatuhkan sanksi berat, polisi memilih pendekatan yang lebih edukatif. Pengendara itu akhirnya cuma dapat teguran.
“Petugas memberikan edukasi dan teguran supaya ke depan yang bersangkutan mengubah setelan sebelum menggunakan Google Maps,” ujarnya lagi.
Setelah itu, petugas mengawal si pengendara untuk keluar dari jalan tol lewat arteri Rawa Bokor, agar bisa melanjutkan perjalanan dengan selamat.
Dhanar pun mengingatkan kita semua, terutama para bikers. Pastikan setelan navigasi di ponsel sudah sesuai dengan kendaraan yang kita kendarai. Jangan cuma andalkan suara dari aplikasi, tapi perhatikan juga rambu-rambu di jalan. Di pintu masuk tol, larangan untuk motor terpampang jelas. Jangan sampai diabaikan.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati