Alih-alih langsung menjatuhkan sanksi berat, polisi memilih pendekatan yang lebih edukatif. Pengendara itu akhirnya cuma dapat teguran.
“Petugas memberikan edukasi dan teguran supaya ke depan yang bersangkutan mengubah setelan sebelum menggunakan Google Maps,” ujarnya lagi.
Setelah itu, petugas mengawal si pengendara untuk keluar dari jalan tol lewat arteri Rawa Bokor, agar bisa melanjutkan perjalanan dengan selamat.
Dhanar pun mengingatkan kita semua, terutama para bikers. Pastikan setelan navigasi di ponsel sudah sesuai dengan kendaraan yang kita kendarai. Jangan cuma andalkan suara dari aplikasi, tapi perhatikan juga rambu-rambu di jalan. Di pintu masuk tol, larangan untuk motor terpampang jelas. Jangan sampai diabaikan.
Artikel Terkait
OJK Jabar Soroti Pentingnya Inovasi dan Jaringan untuk Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah
Bhutan Jual 9.000 Bitcoin Negara, Cairkan Rp10 Triliun untuk Pembangunan
Indonesia Catat 53,52 Miliar Jam Penggunaan Ponsel, Generasi Alpha di Bawah 13 Tahun Jadi Sorotan
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Terima Rp335 Juta di Pendopo Kabupaten