Kecepatan dan ketepatan adalah kunci dalam urusan pemadaman kebakaran. Nah, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor punya langkah baru untuk mewujudkannya. Mereka akan mengandalkan sebuah aplikasi bernama Simpadampro. Harapannya, respons terhadap insiden bisa lebih cepat dan, yang tak kalah penting, lebih terukur.
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan maksud dari "terukur" itu.
"Terukur dari sisi waktu, terukur dari sisi strategi untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban-korban. Jadi semuanya itu ada di aplikasi," ujarnya saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Jumat lalu.
Jadi, gimana sih cara kerjanya? Aplikasi ini bakal punya beragam fitur yang memantau pergerakan petugas sejak awal. Mulai dari saat keberangkatan, hingga perjalanan menuju lokasi semuanya bisa dipantau secara real time.
"Anggota selama dalam perjalanan itu melakukan percakapan, kemudian juga ada kamera 360 derajat yang dipakai oleh helm masing-masing sampai di lokasi," jelas Yudi.
Dengan begitu, koordinasi saat pemadaman di lapangan diharapkan bakal jauh lebih rapi. Semua akan dikendalikan dari satu pusat komando tunggal. Menurut Yudi, keunggulannya adalah sudut pandang yang lebih luas. Jika ada hal yang luput dari penglihatan petugas di lapangan, pusat komando bisa melihatnya dan langsung memberi arahan.
Bahkan hal-hal teknis seperti lokasi hydrant terdekat pun bisa diarahkan dari command centre. Petugas di lapangan nantinya akan mendapat petunjuk langsung dari sana.
Artikel Terkait
Suap Pajak Rp75 Miliar, DJP Minta Maaf ke Publik
Dua Maling Motor Tembak Warga di Palmerah Akhirnya Diciduk Polisi
All In Rp23 Miliar, Utang Pajak Rp75 Miliar Anjlok Drastis
PSI Gelar Rakernas di Makassar, Janjikan Kejutan Tokoh Baru