Yang tak kalah penting, setiap unit punya meteran listrik sendiri. Dan yang bikin tetap terhubung akses wifi gratis disediakan. Jadi, meski jauh dari rumah lama, warga tak terputus dari informasi dan sanak keluarga. Fasilitas pendukung lain, seperti klinik kesehatan, juga tersedia di kawasan tersebut.
Soal layanan kesehatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Dokter Mustakif, memberikan penegasan. Layanan di klinik itu berjalan optimal, 24 jam tanpa henti.
Sebagai informasi, Danantara melalui Badan Pengelola Investasinya telah menyerahkan total 600 unit huntara ini ke pemda setempat. Presiden Prabowo Subianto bahkan sempat turun langsung untuk meninjau lokasi.
Dalam pertemuan itu, Prabowo juga berpesan. Ia meminta Danantara untuk berkoordinasi lebih erat dengan BNPB dan pemerintah daerah. Tujuannya jelas: menghindari tumpang tindih dalam penentuan titik pembangunan huntara selanjutnya. Semoga dengan langkah ini, pemulihan pascabencana bisa berjalan lebih tertata dan tepat sasaran.
Artikel Terkait
Pengemudi Tanpa SIM dan Nopol Palsu Tabrak Beruntun di Gunung Sahari, 2 Luka
Polisi Banten Bongkar Peredaran Narkoba Etomidate yang Disamarkan dalam Cartridge Vape
Alyssa Soebandono Tegaskan Bukan Penerima Beasiswa LPDP
Warteg di Bekasi Timur Dibongkar Mandiri untuk Proyek Flyover Bulak Kapal