Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Aceh Utara ternyata menyisakan 'harta karun' tak terduga. Gelondongan kayu yang terbawa arus deras, alih-alih menjadi sampah, justru dimanfaatkan warga untuk membangun kembali kehidupan mereka. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengaku menyaksikan langsung fenomena ini saat berkunjung ke lokasi, seperti di Kecamatan Langkahan.
“Di samping itu juga, masih sekarang pun sudah banyak dimanfaatkan masyarakat. Saya sudah melihat sendiri di Langkahan, yang banyak kayu-kayu itu sudah banyak dipakai,” ujar Tito di gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis lalu.
Menurutnya, warga setempat dengan sigap memotong-motong kayu tersebut. Utamanya untuk memperbaiki rumah mereka yang rusak diterjang banjir.
Tapi ternyata, pemanfaatannya lebih luas dari itu.
Artikel Terkait
Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 337 Ponsel Ilegal Senilai Rp3,76 Miliar
Anwar Usman Purnabakti dari MK: Setiap Putusan Menambah Musuh
Pemutakhiran Data Bansos 2026: 11.014 Keluarga Dicoret, 25.665 Ditambahkan
Kemensos Gandeng Perusahaan Jepang Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Caregiver