Inter Milan tengah menghadapi potensi perombakan besar di penghujung musim penuh gelar ini. Sejumlah pemain veteran dikabarkan akan menjalani laga terakhir mereka di Stadion Giuseppe Meazza setelah keberhasilan tim meraih gelar ganda, yakni Scudetto Serie A dan Coppa Italia. Euforia perayaan pun mulai bercampur dengan ketidakpastian masa depan sejumlah pilar senior.
Skuad asuhan Cristian Chivu baru saja menutup musim dengan hasil imbang 1-1 melawan Hellas Verona, tim yang sudah terdegradasi. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan sebelum tim resmi mengangkat trofi Serie A dan menggelar parade terbuka di kota Milan. Namun, di balik suasana pesta, sorotan justru tertuju pada masa depan beberapa pemain penting.
Sejumlah nama besar dipastikan akan habis masa kontraknya pada 30 Juni mendatang tanpa ada kepastian perpanjangan. Situasi ini membuka kemungkinan kuat bahwa laga di San Siro menjadi penampilan terakhir bagi beberapa figur berpengalaman dalam skuad. Nama pertama yang masuk dalam daftar adalah kiper Yann Sommer. Penjaga gawang berusia 37 tahun itu telah mencatatkan 139 penampilan kompetitif selama tiga musim berseragam Inter, termasuk 100 laga di Serie A.
Di lini belakang, Inter juga berpotensi kehilangan Matteo Darmian, Francesco Acerbi, dan Stefan De Vrij. Ketiganya masing-masing berusia 36, 38, dan 34 tahun, dan sama-sama berada di penghujung kontrak tanpa indikasi bertahan untuk musim 2025-2026. Kepergian para pemain bertahan senior ini menandai kemungkinan berakhirnya satu era penting di lini pertahanan Inter, yang selama beberapa musim terakhir menjadi tulang punggung stabilitas tim.
Sementara itu, Henrikh Mkhitaryan juga berada dalam situasi yang belum jelas. Gelandang berusia 37 tahun itu belum menentukan apakah akan pensiun atau melanjutkan karier satu musim lagi. Usai laga melawan Verona, Mkhitaryan menyampaikan bahwa dirinya masih belum mengambil keputusan final mengenai masa depannya. Klub disebut menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada sang pemain.
Di sektor serang, Inter relatif lebih stabil. Lautaro Martinez, Marcus Thuram, dan Pio Esposito dipastikan tetap menjadi bagian penting dari proyek tim untuk musim depan. Lini tengah juga terlihat aman dengan kehadiran Nicolo Barella, Petar Sucic, dan Piotr Zielinski, yang masih masuk dalam rencana utama klub. Hakan Calhanoglu juga menegaskan posisinya di klub. Meski sempat dikaitkan dengan Galatasaray, ia disebut tidak memiliki niat untuk meninggalkan Inter Milan.
Kondisi ini menempatkan Inter pada titik transisi yang signifikan. Di satu sisi, tim tengah merayakan kesuksesan. Di sisi lain, mereka mulai bersiap menghadapi perombakan generasi yang bisa mengubah wajah tim di musim berikutnya. Era baru pun tampaknya akan segera dimulai.
Artikel Terkait
The Super Mario Galaxy Movie Tembus Satu Miliar Dolar AS di Box Office Global
OJK: Program Penjaminan Polis Jadi Fondasi Baru Perlindungan Pemegang Polis
Joey Pelupessy Akui Duet dengan Ivar Jenner di Lini Tengah Timnas Indonesia Mulai Tumbuh
Trump Klaim Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS di Selat Hormuz, Dua Pilot Selamat