Program besar ini, tentu saja, tak bisa jalan sendirian. Polri melibatkan ratusan kelompok tani di lapangan. Ribuan petani digandeng, diberdayakan, untuk bersama-sama menggarap lahan. Menurut Anwar, ada 527 kelompok tani dengan total 3.616 petani yang terlibat di seluruh Indonesia. Jumlah yang tidak sedikit.
Pencapaian tahun ini pun cukup signifikan. Sepanjang 2025, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri telah menanami lahan jagung seluas 661.717 hektare. Potensi ke depannya bahkan lebih besar lagi. Anwar menyebut, total lahan yang siap digarap mencapai 1,38 juta hektare yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Di sisi lain, komitmen Polri dalam urusan pangan ini jelas. Anwar menegaskan, lembaganya serius mendukung program swasembada pangan nasional, terutama jagung.
"Polri senantiasa mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya swasembada jagung," tegasnya.
Caranya? Melalui gugus tugas yang dibentuk, Polri menjalankan berbagai kegiatan strategis. Inovasi digalakkan, aksi dilakukan secara masif, dan yang penting, berkelanjutan. Semua untuk menyokong visi pemerintah di sektor yang paling mendasar ini: ketahanan pangan.
Artikel Terkait
Ribuan Warga Padati Kemayoran, Gubernur Soroti Peran Keluarga dalam Perayaan Natal Bersama
Hanif Dhakiri Desak Pengawasan Proaktif untuk Jaga Data Nasabah
Gempa Lembut Menggoyang Pangandaran Dini Hari Tadi
Sheinbaum Siap Hadapi Trump, Tolak Ancaman Serangan Darat ke Meksiko