Suasana Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM Sabtu malam itu memang berbeda. Ada semacam energi baru yang terasa, bersamaan dengan perayaan Dies Natalis ke-76 universitas. Dalam acara "Malam Alumni" yang meriah, Kagama akhirnya meluncurkan aplikasi resminya: Kagama App. Intinya sih, platform digital ini dibangun untuk menyatukan ribuan alumni UGM yang sudah tersebar ke mana-mana.
Peluncurannya sendiri dihadiri langsung oleh sejumlah pengurus inti. Ada Basuki Hadimuljono sebagai Ketua Umum, lalu Sekjen Nezar Patria, dan Daniel Oscar Baskoro yang menangani Bidang Data dan Digital. Mereka sepakat, misi besarnya cuma satu: menghubungkan dan mengakrabkan kembali sesama alumni lewat sentuhan teknologi.
Basuki terlihat antusias menyambut kehadiran aplikasi ini. Baginya, Kagama App bukan sekadar produk digital biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa semangat keguyuban dan kebermanfaatan bisa tetap hidup, meski diwarnai dengan transformasi yang modern.
“Kagama App hadir membawa semangat persaudaraan lintas generasi dan lintas profesi langsung dalam genggaman. Melalui inovasi ini, kita pastikan ikatan kekeluargaan alumni tetap hangat, terhubung erat, serta semakin guyub, rukun, dan migunani dalam memberikan manfaat bagi sesama,”
Begitu penjelasan Basuki, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima media pada Senin (15/12).
Nezar Patria punya sudut pandang lain yang tak kalah penting. Ia menekankan soal besarnya basis alumni UGM yang harus dirangkul. Menurutnya, di era sekarang, transformasi digital adalah kunci untuk mengubah potensi yang tersebar itu menjadi sebuah kekuatan kolaborasi yang solid.
“Layanan digital ini menjadi jembatan efektif untuk menjangkau keluarga besar alumni UGM. Dengan konektivitas yang terbangun, kita menciptakan ruang kolaborasi yang positif dan berkelanjutan untuk kemajuan almamater dan bangsa,”
tutur Nezar, yang juga dikenal sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika.
Lalu, seperti apa sih fitur-fitur di dalam aplikasi ini? Daniel Oscar Baskoro yang akrab disapa Oscar membeberkannya dengan cukup detail. Ia bilang, Kagama App dirancang untuk menjawab beragam kebutuhan alumni, mulai dari urusan profesional sampai sosial.
Ada forum diskusi yang memungkinkan kolaborasi antar pengurus daerah, cabang, bahkan lintas fakultas. Yang menarik, aplikasi ini juga menyediakan Kartu Digital Kagama. Fungsinya? Untuk mengakses berbagai promo menarik khusus alumni.
“Kami turut menghadirkan Kartu Digital Kagama yang memudahkan alumni menikmati berbagai promosi menarik khusus alumni UGM. Untuk mendukung karier, tersedia fitur berbagi informasi pekerjaan dan bisnis antaralumni. Sisi sosial juga terakomodasi melalui fitur kemudahan kontribusi untuk donasi program KKN dan bantuan kebencanaan,”
jelas Oscar.
Tak cuma itu. Ada juga direktori dan agenda komunitas berdasarkan minat dan hobi, plus layanan persiapan wisuda bagi para calon alumni. Intinya, aplikasi ini berusaha mencakup banyak aspek kehidupan.
Untuk saat ini, Kagama App sudah bisa diunduh di platform Android dan iOS. Memang, di tahap awal penggunaannya masih terbatas untuk lulusan periode Februari 2026 nanti. Tapi rencananya, implementasinya akan dilakukan bertahap. Tujuannya jelas: agar semua alumni UGM, dari generasi mana pun, bisa ikut terhubung.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu