Rencananya, Mahathir akan tinggal di rumah sakit untuk beberapa minggu ke depan. Tujuannya jelas: observasi dan perawatan intensif. Dokter memilih jalur rehabilitasi ketimbang tindakan bedah, yang dinilai terlalu berisiko.
Ini bukan kali pertama kesehatan Mahathir terganggu. Beberapa tahun terakhir, ia kerap mondar-mandir ke rumah sakit. Bahkan setelah perayaan piknik meriah untuk ulang tahunnya yang ke-100 Juli lalu, ia sempat dirawat karena kelelahan.
Meski begitu, semangatnya untuk pulih tetap kuat. Mukhriz menegaskan harapan keluarga.
“Tujuannya, tentu saja, adalah agar beliau kembali ke kondisi kesehatannya yang biasa dan dapat terus menjalankan tugasnya seperti yang telah beliau lakukan selama ini,” sebutnya.
Kini, semua mata tertuju pada proses pemulihan pria legendaris itu. Perjalanannya mungkin masih panjang, tapi tekadnya tak pernah diragukan.
Artikel Terkait
Petugas KRL Manggarai Dapat Penghargaan Usai Hadapi Penumpang Nekat Masuk Gerbong
Dedi Mulyadi Apresiasi Nelayan Malang Penyelamat Hiu Paus
Tawuran Dini Hari di Ciampea Bogor, Dua Remaja Terluka dan Tujuh Diamankan
KRI Canopus-936 Tiba di Cape Town dalam Misi Diplomasi Maritim