"Mengetahui ada laporan ke polisi, pihak debt collector langsung meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba,"
tutur Fernando.
Dari penuturan korban, ceritanya begini: Akmal sedang berkendara motor dari Tangerang menuju Majalengka. Di tengah jalan, ia merasa ada sejumlah orang yang membuntutinya. Makin lama makin jelas mereka diduga adalah debt collector. Akmal pun panik.
Dengan sigap, ia belok masuk ke Komplek Imigrasi. Matanya mencari tempat aman, dan akhirnya berhenti di Masjid Al-Ma'Mur di Jalan Daan Mogot. Di sana, ia minta tolong pada warga sekitar sekaligus menghubungi layanan darurat 110. Masjid itu menjadi pelindungnya saat itu.
Polisi kini masih mendalami laporan ini. Meski pelaku sudah menghilang, proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap motif dan identitas para pengejar tersebut.
Artikel Terkait
Pria di Cakung Bacok Kakak Kandung Gara-gara Ditegur Usai Diduga Mengintip
Kemendiktisaintek Perkuat Career Center Kampus untuk Rebut Peluang Kerja Luar Negeri
KPK Dalami Penggunaan Rekening Nominee dalam Kasus Korupsi Bea Cukai
KPK Bekali 45 Finalis Puteri Indonesia 2026 Jadi Duta Anti-Korupsi