"Mengetahui ada laporan ke polisi, pihak debt collector langsung meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba,"
tutur Fernando.
Dari penuturan korban, ceritanya begini: Akmal sedang berkendara motor dari Tangerang menuju Majalengka. Di tengah jalan, ia merasa ada sejumlah orang yang membuntutinya. Makin lama makin jelas mereka diduga adalah debt collector. Akmal pun panik.
Dengan sigap, ia belok masuk ke Komplek Imigrasi. Matanya mencari tempat aman, dan akhirnya berhenti di Masjid Al-Ma'Mur di Jalan Daan Mogot. Di sana, ia minta tolong pada warga sekitar sekaligus menghubungi layanan darurat 110. Masjid itu menjadi pelindungnya saat itu.
Polisi kini masih mendalami laporan ini. Meski pelaku sudah menghilang, proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap motif dan identitas para pengejar tersebut.
Artikel Terkait
Pelaku Pembunuh karena Utang Ditangkap Saat Jaga Bos di Rumah Sakit
Serangan Malam di Kyiv: Dua Puluh Rumah Hancur, Bahkan Kedutaan Qatar Tak Luput
Polri Tetap di Bawah Presiden, Ini Alasan Ahli Hukum dan Komisi III DPR
Setelah Berbulan di Tenda, Korban Banjir Aceh Tamiang Akhirnya Menemukan Hunian Sementara