Namun begitu, fokusnya tak berhenti di situ. Akbar juga menyoroti program strategis nasional yang akan jadi kiblat kinerja di tahun 2026: 15 Program Aksi. Menurutnya, kunci sukses program-program itu terletak pada sinergi antar seksi. Tanpa itu, hasilnya tak akan optimal.
Kepada Seksi Kegiatan Kerja, ia punya pesan khusus. Hasil panen dari program ketahanan pangan seperti sayuran, ikan, dan telur harus bisa disalurkan dengan baik. Caranya? Melalui kerja sama dengan penyedia bahan makanan.
“Langkah ini punya dua manfaat sekaligus,” tegasnya. “Selain mendukung ketahanan pangan, juga memperkuat pembinaan kemandirian dan produktivitas warga binaan.”
Agenda pengecekan dapur dan penekanan pada ketahanan pangan ini bukan tanpa alasan. Ia sejalan langsung dengan dua poin dalam 15 Program Aksi KemenImipas untuk 2026, yaitu poin 8 dan 9.
Berikut rincian lengkap ke-15 program tersebut:
- Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital.
- Penguatan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.
- Penyederhanaan regulasi visa dan izin tinggal untuk investor.
- Penyuluhan hukum keimigrasian oleh Pimpasa guna cegah TPPO dan TPPM.
- Pemenuhan sarana prasarana pos lintas batas tradisional dan penambahan autogate di bandara, pelabuhan, dan PLBN.
- Memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan di Lapas dan Rutan.
- Mengatasi overcapacity dan overcrowding dengan solusi komprehensif.
- Kemandirian pangan via pertanian, perikanan, dan peternakan di lahan tidur Lapas/Rutan.
- Membangun dapur sehat di Lapas/Rutan dengan memberdayakan warga binaan tersertifikasi, untuk dukung Program Makan Bergizi Gratis.
- Pemasaran produk karya warga binaan lewat koperasi dan UMKM.
- Pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.
- Efisiensi energi dengan EBT seperti solar cell dan bio gas untuk daerah 3T dan perbatasan.
- Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat sekitar unit pelaksana teknis.
- Fasilitasi Rumah ASN Kementerian Imipas.
- Peningkatan kompetensi SDM melalui MOOC dan pendidikan vokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Artikel Terkait
Beijing Murka, Washington Pamer Kekuatan: Penangkapan Maduro Picu Ketegangan Baru
Di Beirut, Iran Tegaskan: Siap Perang, Tapi Bukan Pilihan Pertama
Kantuk Sopir Truk Sampah Picu Tabrakan dan Macet Parah di MT Haryono
Tes Kemampuan Akademik SD-SMP Digelar April 2026, Ini Jadwal Lengkapnya