Di sisi lain, warga merasa lega sekaligus was-was. Tusi, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya jembatan sementara ini. Aktivitas warga yang sempat lumpuh kini kembali bergerak.
"Kami apresiasi langkah pemerintah. Tapi ya, harapan kami jangan cuma sementara. Kami pingin yang permanen, biar aman dan tidak khawatir," tutur Tusi.
Jembatan itu sebelumnya ambruk parah pada suatu sore di pertengahan Desember lalu. Menurut kesaksian warga lain, Debin, kejadiannya sekitar pukul tiga sore. Sebuah kendaraan sedang melintas saat struktur jembatan yang sudah tua itu akhirnya menyerah.
"Jembatan penghubung ke tiga desa ambruk," kata Debin kala itu.
Usianya yang sudah uzur diduga jadi penyebab utama. Kejadian itu langsung memutus akses vital, mengisolasi warga selama berminggu-minggu sebelum akhirnya jembatan darurat dipasang.
Artikel Terkait
Anak Buron Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara dan Ganti Rugi Rp 2,9 Triliun
Kemenkumham Tegaskan Anak DS Tetap WNI, Unggahan Instagram Dinilai Langgar Hak Anak
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir dan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini
Ibu dan Anak Tewas Mati Lemas Akibat Zat Kimia di Kolam Bekas Asrama Polisi Jombang