Di sisi lain, warga merasa lega sekaligus was-was. Tusi, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya jembatan sementara ini. Aktivitas warga yang sempat lumpuh kini kembali bergerak.
"Kami apresiasi langkah pemerintah. Tapi ya, harapan kami jangan cuma sementara. Kami pingin yang permanen, biar aman dan tidak khawatir," tutur Tusi.
Jembatan itu sebelumnya ambruk parah pada suatu sore di pertengahan Desember lalu. Menurut kesaksian warga lain, Debin, kejadiannya sekitar pukul tiga sore. Sebuah kendaraan sedang melintas saat struktur jembatan yang sudah tua itu akhirnya menyerah.
"Jembatan penghubung ke tiga desa ambruk," kata Debin kala itu.
Usianya yang sudah uzur diduga jadi penyebab utama. Kejadian itu langsung memutus akses vital, mengisolasi warga selama berminggu-minggu sebelum akhirnya jembatan darurat dipasang.
Artikel Terkait
Warga China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cibobos Pandeglang
Imigrasi Amankan 346 WNA, Warga China Terbanyak dalam Operasi Wirawaspada 2026
Wisatawan China Tewas Terseret Ombak di Pantai Cikesal, Lebak
DPR Kritik Kinerja Kantor Staf Presiden di Era Prabowo