Indonesia Tegaskan Keikutsertaan di Board of Peace Bukan Normalisasi dengan Israel

- Kamis, 12 Februari 2026 | 14:40 WIB
Indonesia Tegaskan Keikutsertaan di Board of Peace Bukan Normalisasi dengan Israel

JAKARTA – Respons resmi pemerintah Indonesia akhirnya keluar, menyusul kabar masuknya Israel ke dalam Board of Peace (BoP) yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump. Forum yang juga diikuti Indonesia ini langsung memantik sejumlah pertanyaan. Apakah ini tanda pergeseran sikap?

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, dengan tegas membantahnya. Menurutnya, kehadiran Indonesia di forum tersebut sama sekali bukan bentuk normalisasi hubungan politik. Bukan pula legitimasi untuk kebijakan negara manapun.

Pernyataan itu dia sampaikan Kamis (12/2/2026), menegaskan posisi prinsip Indonesia yang tetap konsisten.

Lantas, apa dasarnya Indonesia ikut serta? Nabyl menjelaskan, partisipasi itu berlandaskan mandat yang jelas: stabilisasi, perlindungan warga sipil, serta bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza. Semua itu sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025).

“Keanggotaan negara manapun dalam BoP tidak mengubah posisi prinsip tersebut,” tegasnya lagi. Poinnya sederhana: bergabung bukan berarti setuju dengan semua anggotanya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar