Pemadaman listrik berskala besar melanda Kota Pekanbaru, Riau, pada Jumat malam, menyebabkan sejumlah lampu lalu lintas mati dan memicu kemacetan di berbagai ruas jalan. Peristiwa ini terjadi sejak pukul 18.45 WIB dan hingga pukul 20.56 WIB, pasokan listrik belum juga pulih.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, mengonfirmasi bahwa pemadaman tersebut tidak hanya terjadi di Pekanbaru, melainkan meluas hingga ke seluruh wilayah Sumatera. “Ada pemadaman listrik se-Sumatera, sehingga traffic light juga mati malam ini,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).
Kondisi ini mengakibatkan lalu lintas di Kota Pekanbaru tersendat di sejumlah titik. Menurut Kombes Jeki, pihaknya telah menurunkan 156 personel untuk mengatur arus kendaraan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan. “Perintah Kapolda, kami menurunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan mengantisipasi kejahatan,” katanya.
Sementara itu, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyampaikan permintaan maaf atas gangguan yang terjadi. Manager Komunikasi Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau, I Komang Gede Sastrawan, menjelaskan bahwa pemadaman total di Sumatera bagian tengah dan utara disebabkan oleh gangguan pada sistem kelistrikan. “Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info sementara pukul 18:44 WIB Sistem Sumatera Bagian Utara-Sumatera Bagian Tengah Terpisah dan Sumatra Bagian Utara padam total. Beban padam masih didata,” kata Sastrawan, Jumat (22/5).
Hingga berita ini diturunkan, tim teknis PLN masih melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab pasti gangguan tersebut. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama masa pemadaman berlangsung.
Artikel Terkait
Kesalahan Komputer Picu Stasiun Radio Inggris Umumkan Kematian Raja Charles III yang Belum Terjadi
Anggota DPRD Bangkalan Tak Kuasa Tahan Senyum Saat Orator Demo Ternyata Anak Kandung
PLN Kerahkan Tim Teknis Usut Penyebab Pemadaman Listrik Serentak di Sejumlah Wilayah Sumatra
Anggota DPRD Bangkalan Kaget dan Haru, Orator Demo Ternyata Anak Kandungnya Sendiri