"Hentikan upaya untuk menggulingkan rezim Venezuela, dan menyelesaikan masalah ini melalui dialog dan negosiasi," begitu bunyi pernyataan resmi mereka, tegas dan tanpa basa-basi.
Sebelumnya, reaksi China sudah terlihat. Mereka menyatakan keterkejutan yang mendalam atas peristiwa penangkapan tersebut. Bahkan, Beijing tak segan menyebut operasi AS itu sebagai penggunaan kekuatan yang terang-terangan terhadap sebuah negara berdaulat sebuah tindakan yang mereka kutuk dengan keras.
Semua ini berawal dari aksi Sabtu dini hari (3/1). Pasukan AS berhasil menangkap Maduro, dalam sebuah operasi yang menjadi puncak ketegangan panjang antara dia dengan Presiden AS Donald Trump. Trump sendiri kerap menuduh Maduro memberikan dukungan kepada kartel-kartel narkoba internasional.
Artikel Terkait
Prabowo Dorong Terminal Khusus dan Kerja Sama Maskapai untuk Percepatan Haji
Hasan Nasbi Kritik Pernyataan Provokatif di Tengah Tantangan Global
Prabowo Perintahkan Pengawasan Ketat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kalsel
Novel Baswedan Desak Pembentukan TGPF Independen untuk Kasus Penyekatan Andrie Yunus