Ia bersikeras kasus ini harus tuntas. Pemeriksaan barang elektronik milik korban, seperti ponsel, dinilainya bisa memberi petunjuk penting. Di sisi lain, Azam juga membuka kemungkinan lain.
"Lah kalau bunuh diri bagaimana, Bang Azam?" katanya, mengulang pertanyaan yang mungkin hinggap di banyak orang. "Kalau bunuh diri ya memang tidak ada hukum yang bisa menjerat. Pelakunya sudah meninggal, ya selesai proses hukumnya."
Namun begitu, skenario lain tetap harus dipertimbangkan. "Tapi kalau ternyata orang ini meninggal karena ada pemberian dari orang, atau membeli sesuatu di warung atau restoran... Kok kenapa tiga orang ini yang meninggal, yang lain tidak? Seperti contoh kasus Jessica dulu. Tentu harus diusut. Restorannya diperiksa, BPOM turun tangan, memeriksa makanan di situ," tambahnya tegas.
Korban adalah Siti Solihah (50) beserta dua anaknya: Afiah Al Adilah Jamaludin (28) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Seorang anak lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), ditemukan selamat dan masih berjuang di ruang perawatan intensif.
Kisah penemuannya pun menyimpan duka. Jasad mereka ditemukan oleh anak kedua, Khadafi, tepat setelah ia pulang kerja pada Jumat pagi. Siti, yang diketahui sebagai single parent, meninggalkan empat orang anak yang kini harus menghadapi kenyataan pahit ini.
Artikel Terkait
Pakar Gizi IPB Ingatkan Bahaya Minum Kopi dan Teh Saat Sahur dan Buka Puasa
Truk Terguling di Tol Sedyatmo Sebabkan Macet Panjang Menuju Bandara Soekarno-Hatta
Menteri Fadli Zon Dukung Pelatihan 1.000 Penari untuk Program Genjring Party GEMA SADHANA
Fadli Zon Dorong Warisan Budaya Jadi Penggerak Ekonomi, Bahas Borobudur hingga Venesia