Isak tangis pecah di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Sabtu siang itu. Tiga jenazah dari satu keluarga yang sama akhirnya dimakamkan, mengakhiri duka yang menyelimuti kawasan Tanjung Priok. Suasana haru tak terbendung saat liang lahad satu per satu ditutup.
Jenazah tiba di pemakaman sekitar pukul 1 siang lebih. Menurut pantauan di lokasi, keluarga dan kerabat yang hadir saling berangkulan, berusaha menguatkan di tengah kesedihan yang begitu berat. Ketiga pusara itu dibuat berdekatan sebuah permintaan keluarga agar mereka tetap bersama.
Korban yang meninggal adalah Siti Solihah (50), bersama kedua anaknya, Afiah Al Adilah Jamaludin (28) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Masih ada satu korban lain, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), yang saat ini kondisinya kritis dan masih berjuang di rumah sakit.
Adalah Khadafi, sang anak, yang pertama kali menemukan keadaan mengerikan itu. Saat pulang kerja, ia mendapati ibu dan kedua saudaranya sudah tak bernyawa di dalam rumah. Di pemakaman, ia tampak nyaris tak berdaya. Sambil menaburkan bunga, air matanya tak henti mengalir.
ucap Khadafi, suaranya terputus oleh isakannya. Beberapa warga di sampingnya langsung menyangga tubuhnya yang limbung, berusaha menenangkan.
Artikel Terkait
PT Wana Rimba Nusantara Buka Lowongan Finance & Administration Officer hingga 23 April 2026
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir
ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi Kedewasaan Setelah Tiga Dekade Berkarya
Lebaran Betawi 2026 Ramaikan Lapangan Banteng, Usung Tema Perkokoh Persatuan