Bareskrim Polri, lewat Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter), bersiap menggelar perkara. Fokusnya pada temuan kayu gelondongan yang membanjiri wilayah Garoga di Tapanuli Utara dan Anggoli di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Nanti, gelar perkara ini akan dilakukan bersama Kejaksaan Agung.
Brigjen Mohammad Irhamni, Dirtipidter Bareskrim Polri, mengonfirmasi hal itu kepada awak media pada Jumat lalu.
"Sedang menunggu gelar dengan Kejagung," ujarnya.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menentukan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka. "Segera tetapkan tersangka," tegas Irhamni.
Kasus kayu gelondongan ini memang menyita perhatian. Bukan cuma soal kayu yang hanyut, tapi lebih pada dampak lingkungan yang diduga kuat memicu banjir bandang hebat. Bencana itu sendiri telah merenggut banyak korban jiwa di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Makanya, penelusuran asal-usul kayu itu kini melibatkan banyak aparat.
Di sisi lain, penyelidikan di Garoga dan Anggoli sudah merambah ke beberapa ranah pidana. Polisi tidak hanya melihat pelanggaran lingkungan, tapi juga menduga ada praktik pencucian uang di baliknya.
"Kami terapkan, tindak pidana lingkungan hidup, kemudian pencucian uang, sekaligus nanti pertanggungjawaban perorangan ataupun korporasi," jelas Irhamni dalam kesempatan terpisah di Bareskrim, Selasa pekan lalu.
Irhamni mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendalami keterlibatan satu korporasi terkait kayu-kayu yang hanyut saat banjir melanda Tapanuli. Diduga, kayu gelondongan itu berasal dari aktivitas pembukaan lahan oleh PT TBS.
Perusahaan tersebut dicurigai tidak mematuhi ketentuan UKL-UPL dalam proses pembukaan lahannya. Yang menarik, aktivitas ini diduga sudah berlangsung sekitar setahun terakhir.
"Kurang lebih, kalau sesuai keterangan, setahun yang lalu. Tetapi kami coba dengan bukti-bukti, ada dokumen, perencanaan dan sebagainya, kami coba teliti lagi," tutur Irhamni, menekankan bahwa penyelidikan masih terus berjalan mendalam.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Jumat 5 Juni 2025 di Surabaya: Imsak Pukul 04.05 WIB, Zuhur 11.31 WIB
KPK Beberkan Modus Baru Korupsi Izin Tinggal WNA, Rekening Petugas Kebersihan Dipakai Tampung Uang Suap
BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Zelensky Kirim Surat Terbuka ke Putin Usulkan Pertemuan Langsung di Tengah Serangan Rudal dan Drone Masif Rusia