Jakarta punya proyek baru yang bakal bikin akses ke kawasan utara makin lancar. Gubernur Pramono Anung baru aja ngelakukan groundbreaking untuk Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang nantinya nyambungin Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol. Acara itu berlangsung Minggu kemarin.
Buat Pramono, ini bukan cuma soal bikin jembatan. Ini langkah strategis buat ngembangin kawasan Ancol dan sekitarnya jadi ikon baru Ibu Kota. Dia yakin banget proyek ini bakal bawa perubahan gede buat wajah Jakarta Utara.
“Saya meyakini ini akan mengubah wajah Jakarta, khususnya di wilayah utara,” ujarnya.
“Dengan rampungnya JPO ini pada Mei mendatang, serta beroperasinya Stasiun KRL Ancol pada April, akses masyarakat menuju JIS dan Ancol akan jauh lebih mudah,” tambah Pramono, dikutip Senin (26/1/2026).
Nah, selain itu, dia juga mendorong pengelola BUMD buat lebih gesit lagi ngadain acara di sekitar JIS dan Ancol. Gubernur secara khusus minta manajemen JIS buat nargetin ngadain konser kelas dunia tahun ini. Soalnya, menurut dia, masalah parkir dan transportasi yang selama ini bikin pusing pelan-pelan bakal keatasi. Nanti kan ada kantong parkir luas di Ancol yang langsung nyambung lewat JPO, ditambah dukungan KRL dan Transjakarta.
“JPO ini harus menjadi ikon dan memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi kawasan Ancol dan JIS, tetapi juga bagi kemajuan Jakarta,” tegasnya.
Di sisi lain, Iwan Takwin selaku Dirut PT Jakpro punya pandangan yang nyambung. Dia ngegas bahwa pembangunan JPO ini nggak cuma sekadar urusan fisik infrastruktur aja.
“Pembangunan JPO ini merupakan kolaborasi strategis untuk memperkuat konektivitas kawasan wisata, olahraga, dan permukiman. Kami ingin menjawab tantangan aksesibilitas yang selama ini ada di JIS,” kata Iwan.
JPO yang dirancang dengan panjang total 466 meter dan lebar 6,6 meter ini terdiri dari jembatan beton dan baja sepanjang 166 meter, ditambah jalur pedestrian sepanjang 300 meter. Intinya, Iwan berharap kehadiran jembatan ini bisa bikin pengunjung JIS dan Ancol lebih nyaman. Sekaligus, tentu aja, mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jakarta Utara lewat integrasi kawasan yang lebih rapi.
Artikel Terkait
Kanselir Jerman Kecam AS dan Israel karena Meremehkan Kekuatan Iran
Transjakarta Sediakan Shuttle Gratis untuk Penumpang KRL Terdampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Lima Tim Kuda Hitam yang Siap Jadi Kejutan di Piala Dunia 2026
Wagub Jakarta Rano Karno Melayat Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Bantuan Pemprov Mengalir