Indeks saham berjangka Amerika Serikat mencatat lonjakan signifikan pada Minggu malam, setelah Washington dan Teheran secara resmi mengonfirmasi tercapainya kesepakatan damai yang bertujuan mengakhiri konflik dan membuka kembali jalur pelayaran utama di Timur Tengah. Momentum ini menjadi angin segar bagi pasar yang selama berbulan-bulan dibayangi ketidakpastian geopolitik.
Kontrak berjangka S&P 500 terpantau naik 0,8 persen ke level 7.557,75 poin. Sementara itu, kontrak berjangka Nasdaq 100 melesat 1,3 persen menjadi 30.337,74 poin, dan Dow Jones ikut menguat 0,6 persen ke posisi 51.917,0 poin. Pergerakan ini mengikuti sesi perdagangan Jumat lalu yang solid di Wall Street, di mana debut saham SpaceX berhasil mencuri perhatian.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran telah rampung dan Selat Hormuz akan kembali beroperasi dalam beberapa hari ke depan. Secara terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi di televisi pemerintah bahwa nota kesepahaman dengan Washington telah diselesaikan dan akan ditandatangani secara resmi pada Jumat mendatang di Swiss.
Meski demikian, rincian isi perjanjian masih belum sepenuhnya terungkap. Publik setidaknya berharap kesepakatan ini akan mendorong pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade angkatan laut AS terhadap Iran. Namun, belum ada kejelasan apakah Iran telah menyetujui penghentian aktivitas nuklirnya sebuah tuntutan utama dari Washington.
Kesepakatan damai ini diperkirakan mampu meredakan sebagian tekanan pada ekonomi global yang selama ini terguncang akibat perselisihan geopolitik berkepanjangan di Timur Tengah. Perang AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada akhir Februari lalu telah memicu gangguan besar di pasar energi dan aktivitas pengiriman internasional.
Wall Street sendiri telah menguat sepanjang pekan lalu, didorong oleh spekulasi bahwa meredanya ketegangan di kawasan akan menekan harga energi, menurunkan inflasi, dan membuka peluang pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Pada perdagangan Jumat, indeks S&P 500 naik 0,5 persen, Nasdaq Composite bertambah 0,3 persen, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0,7 persen.
Di sisi lain, saham SpaceX melonjak lebih dari 19 persen pada hari pertama perdagangannya, mencatatkan kapitalisasi pasar sekitar dua triliun dolar AS. Perusahaan roket tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar 75 miliar dolar AS dalam penawaran umum perdana (IPO) terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Debut gemilang ini sekaligus menjadikan CEO Elon Musk sebagai triliuner pertama di dunia.
Fokus utama pelaku pasar minggu ini tertuju pada pertemuan Federal Reserve. Bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil. Pertemuan ini menjadi yang pertama di bawah kepemimpinan Ketua baru Kevin Warsh, sehingga akan dipantau secara ketat untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan. Lonjakan inflasi yang dipicu sektor energi, ditambah tanda-tanda pasar tenaga kerja yang masih kuat, semakin memperkuat alasan bagi The Fed untuk menahan suku bunga lebih lama.
Artikel Terkait
Enam Perampok Gasak Mess Karyawan di Empat Lawang, Dua Ditangkap Satu Dilumpuhkan
IHSG Tembus Level 6.200 di Awal Pekan, Didorong Sentimen Positif Global dan Domestik
Angin Kencang di Bogor Robohkan Tembok Rumah, Satu Unit Rusak
KP2MI Kawal Ketat Kasus Kekerasan Tiga PMI di Johor Bahru, Empat Orang Diamankan Polisi Malaysia