Pertanyaan besarnya sekarang: kapan bus-bus itu kembali melintas? Sujatmiko belum bisa memberikan kepastian. Semuanya bergantung pada proses lelang dan penandatanganan kontrak yang baru.
"Sampai kontraknya ditandatangani (berhenti beroperasi). Ya kan dilelang dulu, tapi mudah-mudahan cepat," harapnya.
Ini seperti deja vu. Sebelumnya, di tahun lalu, BisKita juga sempat mangkrak karena persoalan anggaran. Baru berjalan lagi pada awal Oktober 2025. Sayangnya, operasinya tak bertahan lama. Kini, nasib yang sama terulang, membuat penumpang setia kembali gigit jari.
Artikel Terkait
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.030 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Larantuka Dini Hari, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Pabrik Melamin Rp10,2 Triliun, Terbesar di Indonesia, Dibangun di KEK Gresik
Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan Ternyata Alat Penelitian Laut