Usai pengamanan malam tahun baru, Kompol Edison dari Polsek Cileungsi memutuskan naik angkot menuju kantornya. Di dalam kendaraan itu, perhatiannya langsung tertuju pada sang sopir. Ada yang tidak beres. Wajahnya pucat, tatapannya kosong, dan tangannya gemetar memegang kemudi. Gelagatnya sungguh aneh.
“Sopirnya terlihat ketakutan sekali, dan sama sekali tidak fokus,” ujar Edison, Kamis (1/1/2025).
Kecurigaan itu ternyata tidak salah. Menurut sejumlah saksi dan hasil penyelidikan awal, sopir angkot tersebut ternyata sedang dalam pengaruh narkoba. Tepatnya, sabu. Atau dalam istilah yang sering dipakai, dia sedang ‘nge-fly’.
Edison pun tak tinggal diam. Dia segera membawa sopir itu ke kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut. Hasilnya? Ternyata bukan cuma pengaruhnya yang terlihat.
“Dari tas pelaku, kami menemukan satu paket sabu,” beber Kapolsek.
Lebih parah lagi, rupanya sebelum mengemudikan angkot dan membayangi keselamatan penumpang, pelaku sudah lebih dulu mengonsumsi barang haram itu. Sungguh nekat.
Kini, semua sudah diamankan. Pelaku, barang bukti sabu, bahkan unit angkotnya sendiri, semuanya dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Bogor. Proses hukum sedang menunggu.
Artikel Terkait
Badan Pengkajian MPR Soroti Sentralisasi dan Ketimpangan Otonomi Daerah
Sekretaris Kabinet Buka Suara soal Kenaikan Harga Pertamax: Konsekuensi Harga Minyak Dunia
Kejagung Bongkar Dua Klaster Korupsi di Badan Gizi Nasional: Jual Beli Lokasi hingga Markup Rp1,1 Triliun
Bocah 6 Tahun Tersengat Listrik Usai Dirundung Dua Remaja di Taman Jakarta Pusat, DPRD Minta Polisi Tindak Tegas