Prabowo pun mengusulkan istilah lain. Menurutnya, uang itu lebih pantas disebut sebagai uang semangat. "Uang semangat, tidak mengenal lelah," tegas Prabowo, menekankan semangat pengabdian prajurit.
"Siap, tidak mengenal lelah, siap," balas Suharyanto mantap.
Di sisi lain, Prabowo kembali menegaskan peran TNI. "Tidak mengenal lelah, berbakti kepada negara dan bangsa," ucapnya. Setelah itu, ia meminta laporan dilanjutkan.
Suharyanto kemudian menerangkan mekanisme pendanaan perbaikan infrastruktur, seperti jembatan gantung. Menurutnya, BNPB punya pola kerja yang cukup lincah. "BNPB itu bekerja dulu, Bapak. Setelah diaudit, baru ditagihkan," paparnya.
Prosesnya, setelah pekerjaan selesai dan diaudit oleh BPKP, barulah pengajuan pencairan dana diajukan ke Kementerian Keuangan. Mekanisme ini memungkinkan respons yang lebih cepat di lapangan, meski urusan administrasi menyusul kemudian.
Artikel Terkait
Politisi Desak Penegakan Hukum atas Intimidasi Petugas Kebersihan di Cengkareng
Libur Panjang Paskah, Kawasan Monas Ramai Dikunjungi Keluarga
Pengacara Bantah Kliennya Ada di TKP Kasus Kekerasan Seksual di Tanah Abang
Lansia di Jepara Tewaskan Mantan Mertua Usai Bakar Korban dengan Pertalite