Lansia di Jepara Tewaskan Mantan Mertua Usai Bakar Korban dengan Pertalite

- Sabtu, 04 April 2026 | 12:15 WIB
Lansia di Jepara Tewaskan Mantan Mertua Usai Bakar Korban dengan Pertalite

Dini hari yang sunyi di Desa Tubanan, Kembang, Jepara, tiba-tiba pecah oleh teriakan minta tolong. Sebuah insiden mengerikan terjadi Jumat (3/4) lalu, melibatkan seorang lansia berinisial W (64). Ia diduga membakar mantan istrinya, S (63), dan mantan mertuanya, M (90), yang saat itu sedang tidur di dalam rumah.

Motifnya? Konflik rumah tangga yang berujung pada kecemburuan. W dikabarkan tak terima mendengar mantan istrinya akan menikah lagi dengan orang lain. Amarah itulah yang diduga mendorongnya melakukan tindakan nekat.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar, menjelaskan kronologinya. Sekitar pukul 01.45 WIB, W diam-diam membawa jeriken berisi Pertalite.

“Pelaku masuk ke dalam kamar korban dan mendapati mantan istri yang sedang tidur bersama ibunya,” ujar Faizal.

Melihat keduanya terlelap, pria 64 tahun itu pun menyiramkan bahan bakar ke tubuh kedua perempuan itu. Tak lama setelahnya, ia menyulut api dengan obor. Ruangan itu seketika berubah jadi neraka.

Jeritan korban membangunkan warga sekitar. Mereka berhamburan keluar, lalu berusaha memadamkan kobaran api yang sudah menjalar dari dalam kamar. Upaya mereka berhasil, tapi kondisi kedua korban sangat memprihatinkan.

Keduanya mengalami luka bakar yang sangat parah, mencapai 90% tubuh. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Sementara W, pelakunya, berhasil diamankan polisi.

Namun begitu, kabar duka datang kemudian. Dari pihak kepolisian Jepara, Kasi Humas AKP Dwi Prayitna mengonfirmasi hal yang menyedihkan.

“Ya, info terbaru korban kedua, mantan mertua, meninggal dunia,” kata Dwi Prayitna saat dikonfirmasi.

Nasib mantan istri, S, hingga berita ini diturunkan masih berjuang di rumah sakit. Kasus yang menyisakan duka mendalam bagi keluarga ini kini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar