Angin puting beliung yang melanda Kemang, Bogor, Senin siang kemarin, meninggalkan pemandangan yang tak biasa. Sebuah sayap pesawat bekas, teronggok di atap rumah seorang warga. Hingga malam tiba, benda besar itu masih belum bisa disingkirkan.
Menurut Kepala Desa Pondok Udik, M Sutisna, evakuasi memang tak bisa dilakukan secara gegabah. Mereka masih menunggu alat berat untuk menurunkan sayap pesawat yang nyangkut itu.
"Kami sedang berkoordinasi dengan pemilik 'kuburan' pesawat bekas itu," ujar Sutisna saat ditemui di lokasi kejadian.
"Mereka akan bekerja sama dengan BPPD untuk menurunkan crane. Alat itu nanti yang akan mengangkat bagian pesawat yang menimpa rumah warga kami."
Ia menambahkan, penanganan musibah ini melibatkan banyak pihak. Mulai dari Muspika, BPPD Kabupaten Bogor, hingga perangkat desa. Semuanya turun tangan membantu warga yang rumahnya rusak diterjang angin kencang.
Kejadiannya sendiri berlangsung sangat cepat. Sekitar pukul 14.30 WIB, angin puting beliung muncul tiba-tiba. Durasi nya singkat, kurang dari dua menit. Tapi dampaknya luar biasa.
Artikel Terkait
Harga Emas Anjlok 12% pada Maret 2026, Catat Bulan Terburuk Sejak 2013
Presiden Prabowo Akan Temui Putin di Moskow Bahas Geopolitik dan Energi
Gaji Pensiunan PNS Masih Berpatokan pada PP No 8 Tahun 2024, Belum Ada Kenaikan
Jaecoo J5 EV Raih Gelar Mobil Listrik Terlaris Indonesia Maret 2026