Roy Murtadho:
Sebenarnya, apa salahnya pernyataan Pandji itu? Kalau kita lihat lagi, yang dia utarakan itu nyata adanya. Bagi penguasa, NU dan Muhammadiyah seringkali cuma dipandang sebagai kumpulan massa yang suaranya perlu diredam.
Dan jujur saja, menjinakkan mereka terutama NU bukanlah hal yang sulit. Makanya, wajar kalau sekarang Ketum PBNU memuji Menteri Bahlil dengan sangat tinggi. Tentu ada hitungan politik di balik itu semua.
Pandji, dalam acara Mens Rea, menyampaikan hal yang cukup blak-blakan.
"Lo pikir kenapa NU dan Muhammadiyah bisa dapat urusan tambang? Kenapa, coba? Ya karena suara mereka dibutuhkan. Gue kasih sesuatu yang lo suka, ya happy akhirnya. Ormas agama kok ngurusi tambang, ya mereka senang."
Dia lalu menambahkan, "Biar adil, sebenarnya nggak cuma ormas Islam yang ditawari. Semua dapat tawaran serupa. Tapi yang lain menolak. Nah, ormas Islam, alhamdulillah... rejeki anak soleh, lah."
[VIDEO]
Kutipan tersebut dia unggah dalam sebuah cuitan yang memicu perdebatan hangat.
Artikel Terkait
Raffi Ahmad Penuhi Amanah Terakhir Jupe, Bantu Ibunda yang Terpuruk Ekonomi
Ketua Ombudsman RI Ditahan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Nikel
Unhas Tanggapi Laporan Pungli Terhadap Pengusaha Rental Papan Ucapan di Area Kampus
Warga Jemur Gabah di Badan Jalan Bypass Mamminasata, Lalu Lintas Tetap Ramai