Di kawasan Sumber, Banjarsari, Rabu (24/12) lalu, Joko Widodo memberikan tanggapannya soal gelar perkara yang digelar Polda Metro Jaya. Intinya, ia merespons positif tindakan polisi yang menunjukkan ijazah aslinya kepada Roy Suryo dan kawan-kawan.
"Ya, itu kan memang yang diminta oleh mereka," ujar Presiden ke-7 RI itu, santai.
Bagi Jokowi, langkah yang diambil penyidik itu justru patut diapresiasi. Ia melihatnya sebagai sebuah bentuk keterbukaan. "Saya melihat transparansi dari kepolisian, dari Polda Metro. Saya kira sangat bagus," pungkasnya.
Memang, sebelumnya telah terjadi gelar perkara terkait laporan soal ijazahnya. Dalam forum itu, penyidik dari Ditreskrimum secara langsung memperlihatkan dokumen asli ijazah Jokowi dari Fakultas Kehutanan UGM kepada pihak pelapor.
Kombes Iman Imanuddin, Dirkrimum Polda Metro Jaya, menjelaskan detailnya kepada awak media di Jakarta, Kamis (18/12).
"Kami sampaikan bahwa dalam forum gelar perkara khusus tersebut, atas seizin dan kesepakatan para pihak, penyidik telah menunjukkan ijazah atas nama Joko Widodo yang diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan UGM," jelas Imanuddin. Dokumen itu, menurutnya, telah disita dari pelapor.
Nah, dengan ditunjukkannya bukti fisik itu, persoalan yang sempat ramai ini sepertinya mendapatkan titik terang. Jokowi sendiri tampak lega dengan proses hukum yang berjalan transparan.
Artikel Terkait
Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras ke Remaja di Cempaka Putih Diamankan, Motif Diduga Acak
Anggota DPR Soroti Data PBI BPJS: Di Balik Angka Ada Nyawa yang Dipertaruhkan
Mahkamah Agung China Batalkan Vonis Mati Warga Kanada Robert Schellenberg
Longsor Parah Lumpuh Total Jalur Jayapura-Wamena, Jembatan Hanyut