Pemandangan di lokasi sungguh mengenaskan. Badan bus terguling melintang di jalur A arah Solo. Bagian depannya ringsek parah, kaca depan hancur berantakan. Pembatas jalan beton yang ditabrak pun rusak berat, bergeser dari fondasinya. Serpihan beton dan pecahan kaca bertebaran di atas aspal yang dingin.
Tim SAR gabungan bergerak cepat. Mereka tiba di lokasi pukul 01.17 WIB dan segera memburu waktu untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan besi itu.
Proses evakuasi berlangsung tegang. Hasilnya, dari total 34 penumpang, 19 orang berhasil diselamatkan. Sayangnya, 15 nyawa lainnya tak tertolong.
"Korban berhasil di evakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan Selamat dan MD kemudian seluruh korban di bawa ke RS Kariadi, RS Tugu dan RS Colombia Asia Semarang,"
ungkap Budiono merinci. Kini, penyebab pasti kenapa bus itu melaju begitu kencang masih jadi pertanyaan besar yang menunggu jawaban.
Artikel Terkait
Kapolres Sukoharjo Pimpin Penghormatan Terakhir, Aiptu Arfah Wafat Saat Lebaran
Stasiun Bogor Catat 149 Ribu Penumpang KRL di Puncak Arus Libur Panjang
Wakil Ketua MPR Ingatkan Pemerintah Soal Risiko Rencana Sekolah Daring untuk Hemat BBM
Kylian Mbappe Pulih Total, Siap Pacu Real Madrid di Sisa Musim