Lokasi yang diincar punya latar belakang yang cukup menyeramkan. Rencananya, fasilitas itu akan dibangun di dekat Hamat Gader, di Israel utara. Kawasan itu berdekatan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki dan perbatasan Yordania. Kebetulan atau tidak, area tersebut sudah ada peternakan buaya dan kebun binatang.
Usulan kontroversial ini muncul di saat yang genting. Parlemen Israel, Knesset, bersiap menggelar voting dalam hitungan hari. Voting itu untuk sebuah RUU yang juga diajukan Ben Gvir, yang mengusulkan eksekusi mati bagi tahanan Palestina yang dituduh merencanakan atau terlibat serangan terhadap Israel.
RUU hukuman mati itu sendiri sudah dapat lampu hijau pada pembahasan pertama di Sidang Pleno Knesset, 11 November lalu. Namun begitu, jalan masih panjang. RUU harus melalui pembahasan kedua dan ketiga sebelum akhirnya bisa disahkan menjadi undang-undang.
Artikel Terkait
Gubernur Sultra Gelar Open House Lebaran, Biaya Ditanggung Pribadi
Dua Prajurit Marinir Tewas, Senjata Hilang dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Harta di Balik Mutilasi Perempuan Samarinda