Seorang tentara Israel kembali ditemukan tewas akibat bunuh diri. Insiden terbaru ini menambah daftar panjang kasus serupa yang terjadi sejak perang di Gaza meletus pada Oktober 2023 lalu. Korban, seorang wajib militer, ditemukan dalam kondisi kritis setelah menembak dirinya sendiri di sebuah pangkalan militer di Israel utara.
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Kematiannya dinyatakan pada Selasa malam, 16 Desember.
Menurut laporan surat kabar Haaretz yang dikutip Anadolu Agency, polisi militer sudah bergerak cepat. Mereka membuka penyelidikan mendalam untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik insiden tragis ini. Sebelumnya, militer hanya menyebut ada tentara yang terluka parah dalam sebuah insiden penembakan di pangkalan tersebut.
Angka yang beredar sungguh memprihatinkan. Sejak perang dimulai, militer Israel mengonfirmasi setidaknya 48 prajuritnya mengakhiri hidup sendiri saat masih bertugas. Tapi, gambaran besarnya mungkin lebih suram lagi.
Data dari Pusat Penelitian dan Informasi Knesset menyoroti tren yang mengkhawatirkan. Dalam rentang awal 2024 hingga Juli 2025 saja, tercatat 279 tentara yang mencoba bunuh diri. Dari angka itu, kira-kira satu dari tujuh percobaan berakhir dengan kematian. Artinya, upaya bunuh diri yang berhasil masih terus terjadi.
Dengan insiden terbaru di Israel utara itu, jumlah tentara Israel yang tewas akibat bunuh diri sejak Oktober 2023 kini mencapai setidaknya 61 orang. Sebuah angka yang tak bisa dianggap remeh, dan memunculkan pertanyaan besar tentang tekanan psikologis yang dihadapi para prajurit di lapangan.
Artikel Terkait
Menteri Imipas: Keberhasilan Pemasyarakatan Tak Lagi Diukur dari Aturan, tapi Dampak Nyata ke Masyarakat
Bus ALS Tabrak Truk Tangki BBM di Musi Rawas Utara, 16 Tewas
Prabowo Perintahkan KSP Audit Kebocoran Program Makan Bergizi Gratis, Anggota DPR: Sinyal Tak Ada Toleransi Penyimpangan
Aliansi Ormas Laporkan Grace Natalie ke Bareskrim atas Unggahan Potongan Video Ceramah Jusuf Kalla