Udara pagi di Muaro Jambi, Senin lalu, berubah jadi mencekam. Seorang sopir angkutan batu bara, Eko Rudi Susanto, meninggal dunia setelah insiden keji: dilempar batu oleh sekelompok pemuda. Menurut penyelidikan, semua ini berawal dari sebuah cekcok soal pungutan liar di jalan.
Kejadiannya sekitar pukul enam pagi. Saat melintasi Jembatan Kumpeh Ulu, truk yang dikemudikan korban dihampiri sejumlah pemuda. Terpal penutup muatannya terbuka, dan itu jadi alasan bagi mereka untuk menghentikan laju kendaraan.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Muaro Jambi, Ipda Davidson Rajagukguk, menjelaskan kronologinya.
"Sekelompok pemuda melihat mobil batu bara melintas dengan terpal terbuka. Mereka lalu mencoba memberhentikan mobil tersebut," ujarnya.
Eko rupanya tak mau ambil pusing. Dia tidak menghiraukan panggilan para pemuda itu dan malah meneruskan perjalanan menuju stockpile untuk membongkar muatan. Tindakannya ini, sayangnya, justru memantik amarah.
Artikel Terkait
Email Epstein Ungkap Diskusi Rahasia Bill Gates Soal Simulasi Pandemi
Dunia Hari Ini: AS-India Sepakat Turunkan Tarif, Sementara Pakistan Berdarah
BNN Bongkar Ratusan Jaringan Narkoba, Sita Sabu 4 Ton dan Musnahkan Ratusan Ribu Batang Ganja
Adies Kadir Resmi Ditetapkan sebagai Hakim MK, Mundur dari Golkar