Udara pagi di Muaro Jambi, Senin lalu, berubah jadi mencekam. Seorang sopir angkutan batu bara, Eko Rudi Susanto, meninggal dunia setelah insiden keji: dilempar batu oleh sekelompok pemuda. Menurut penyelidikan, semua ini berawal dari sebuah cekcok soal pungutan liar di jalan.
Kejadiannya sekitar pukul enam pagi. Saat melintasi Jembatan Kumpeh Ulu, truk yang dikemudikan korban dihampiri sejumlah pemuda. Terpal penutup muatannya terbuka, dan itu jadi alasan bagi mereka untuk menghentikan laju kendaraan.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Muaro Jambi, Ipda Davidson Rajagukguk, menjelaskan kronologinya.
"Sekelompok pemuda melihat mobil batu bara melintas dengan terpal terbuka. Mereka lalu mencoba memberhentikan mobil tersebut," ujarnya.
Eko rupanya tak mau ambil pusing. Dia tidak menghiraukan panggilan para pemuda itu dan malah meneruskan perjalanan menuju stockpile untuk membongkar muatan. Tindakannya ini, sayangnya, justru memantik amarah.
Artikel Terkait
Meta Restrukturisasi Divisi, Ratusan Karyawan Terdampak
Jasa Marga Tawarkan Diskon Tol 30% untuk Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Puasa Sunah Syawal
BMKG Kendari Waspadakan Hujan Deras Disertai Petir dan Angin Kencang di Sultra