"Jadi tentu Taman Mini juga kita sudah koordinasikan untuk bagaimana pengaturan lalu lintasnya apabila terjadi crowd terkait dengan kunjungan masyarakat ke lokasi-lokasi wisata ini,"
tambah Syafrin.
Dukungan logistik pun disiapkan. Ada 80 unit derek dan 46 mobil patroli yang siap bergerak. Yang menarik, dua unit kendaraan VMS Mobile juga disiagakan untuk memberikan informasi lalu lintas secara real-time kepada pengendara di lapangan.
Di sisi lain, setiap terminal akan dilengkapi posko lengkap. Mulai dari pos pengamanan, pos kesehatan, hingga pos ramp check. Ramp check ini fungsinya buat memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Sementara pos kesehatan punya tugas ganda: memeriksa kondisi pengemudi agar bebas dari alkohol dan narkoba, sekaligus melayani penumpang.
"Pos kesehatan juga terbuka bagi masyarakat. Tidak hanya pengemudi, penumpang juga boleh melakukan pengecekan kesehatan sebelum berangkat,"
imbuhnya. Langkah ini terlihat cukup komprehensif, sebuah upaya untuk meminimalisir risiko kecelakaan di saat arus mudik dan wisata sedang memuncak.
Artikel Terkait
Iran Buka Pintu Negosiasi untuk Kapal Jepang dan Korea Selatan di Selat Hormuz
Warga Iran Rayakan Idulfitri di Tengah Situasi Perang, Menteri Ucapkan Terima Kasih atas Solidaritas Asia Tenggara
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat hingga Petir di Hari Kedua Lebaran 2026
Estimasi Pajak Tahunan Honda Vario 125 Street di Jakarta Capai Rp 369 Ribu pada 2026