Bulan Ramadan 1447 Hijriah sudah tak lama lagi. Rasanya baru kemarin kita merayakan Idul Fitri, tapi kini pertanyaan "Ramadan 2026 kurang berapa hari lagi?" mulai ramai dicari. Wajar saja, persiapan menyambut bulan suci ini memang butuh waktu mulai dari persiapan batin, rencana berkumpul keluarga, hingga mengatur cuti untuk mudik lebaran.
Nah, untuk tahun 2026 ini, kapan sebenarnya puasa dimulai? Ternyata, ada dua versi yang beredar: versi Muhammadiyah dan versi pemerintah. Meski keduanya punya dasar perhitungannya masing-masing, selisihnya tak terlalu jauh.
Kepastian dari Muhammadiyah
Muhammadiyah sudah punya kepastian. Lewat Maklumat Pimpinan Pusatnya, mereka menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026. Penetapan ini bukan asal-asalan.
Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar, pakar ilmu falak dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, membeberkan bahwa sebelumnya tanggal di kalender cetak mereka adalah Kamis, 19 Februari. Namun, setelah kajian ulang yang cukup mendalam dan diskusi dengan ahli teknologi informasi, dilakukan koreksi.
"Koreksi dilakukan setelah melalui kajian ilmiah yang mendalam dan diskusi intensif," begitu penjelasan resmi yang dirilis ke publik pada 23 Juli 2025 silam. Hasilnya, awal puasa dimajukan satu hari menjadi 18 Februari 2026.
Bagaimana dengan Pemerintah?
Artikel Terkait
Chiki Fawzi Buka Suara Soal Tudingan Ngebet Jadi Petugas Haji
My Chemical Romance Akhirnya Pastikan Konser Tunggal di Jakarta, Tiket Mulai Rp1 Jutaan
Taylor Swift dan Kisah Ophelia: Dari Tragedi Shakespeare Menuju Kebahagiaan Baru
Mimpi Sendirian di Rumah: Cermin Jiwa atau Isyarat Perubahan?